Press Release: Audiensi KKN 2015

PENDAHULUAN

 

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter (HMPD) sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan yang berada dalam lingkup Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Bidang Kajian Strategi dan Advokasi (KASTRAD) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter (HMPD) Fakultas Kedokteran UNS sendiri adalah suatu tim yang  merupakan suatu bagian yang memiliki aktivitas dalam menelaah dan menganalisis suatu hal dan menjadikannya sebagai landasan untuk ditindaklanjuti agar sasaran dan tujuan yang dikehendaki dapat tercapai demi kepentingan organisasi, pihak-pihak yang bersangkutan, dan seluruh mahasiswa program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UNS serta memiliki fokus  dalam menelaah dan mengkaji isu kebijakan pemerintah serta dalam sektor kesejahteraan mahasiswa di tingkat program studi.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) dilaksanakan sejak tahun 1978 dan pada tahun 1998 KKN di UNS ditangguhkan pelaksanaannya sesuai dengan Surat Edaran Rektor No. 312 / J27/KN/1998. Dengan terbitnya SK Rektor UNS No : 491/UN27/PP/2011, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kembali diselenggarakan sebagai mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program S1 Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan bobot 2 SKS. Penyelenggaraan KKN dikelola oleh pengelola Kuliah Kerja Nyata (UP KKN ) Sesuai SK rektor No : 38/UN27/HK/2012.

Pada hari Senin, 12 Januari 2015 telah diadakan audiensi dengan sekretaris pihak UP KKN untuk membahas persyaratan, mekanisme waktu, biaya,  proses, prosedur, dan alur KKN UNS.

Pada bulan Februari 2015 telah diadakan audiensi dengan Kepala Program Studi Kedokteran untuk membahas syarat dan kondisi tambahan bagi peserta KKN.

Untuk itu, Himpunan Mahasiswa Pendidikan Dokter bermaksud untuk memberikan pengetahuan dan memberikan hasil dari audiensi dengan sekretaris UP KKN dan Kepala Program Studi Kedokteran untuk lebih memberi pengetahuan dan kejelasan pada mahasiswa.

 

 

 

PEMBAHASAN

 

  1. Latar Belakang dan Tujuan

Berikut ini adalah tujuan KKN yang dikutip dari leaflet pelaksanaan KKN dan web UP KKN.

  1. Mewujudkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pada bidang pengabdian kepada masyarakat
  2. Membantu mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dipelajari secara langsung yang sesuai dengan teori sehingga member manfaat bagi masyarakat
  3. Membekali mahasiswa kemampuan pendekatan masyarakat dan membentuk sikap serta perilaku untuk senantiasa peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat
  4. Memberi pengalaman belajar mahasiswa dalam kehidupan masyarakat dan mendewasakan kepribadian dan memperluas wawasan mahasiswa
  5. Melatih mahasiswa belajar bersama masyarakat dan berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan
  6. Membantu pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni sebagai upaya mencapai kesejahteraan

 

  1. Waktu dan Tempat  Pelaksanaan

 

Waktu

 

  1. Jangka waktu KKN di lapangan selama 6 minggu / 1,5 bulan (persiapan, pelaksanaan, tema, dan monitoring)
  2. KKN dilaksanakan secara regular, missal pada jeda semester yakni Agustus,- September, dan Januari-Februari, dan dilaksanakan sepanjang semester menyesuaikan dengan P2M DPL, dan kerjasama DPL – mitra.

 

Lokasi

 

Untuk lokasi pihak UP KKN memberikan pilihan kabupaten yang telah disepakati, setelah itu mahasiswa memilih pilihan lokasi. Untuk lokasi spesifik akan ditentukan oleh pihak UP KKN.

 

KKN memiliki 2 model

  1. Desain Model KKN Tematik Berbasis Lokasi

-          Dilaksanakan terutama berdasar tema-tema dan lokasi yang ditetapkan oleh UP KKN. Didasarkan pada potensi sumber daya dan masalah yang dihadapi masyarakat

-          Dirancang untuk pemberdayaan masyarakat local dengan pendekatan multidisiplin dan interdisipliner

 

  1. Desain Model KKN Tematik Berbasis Kemitraan

-          Berdasar tema-tema dan lokasi yang diusulkan pihak mitra, DPL, maupun mahasiswa.

-          Didasarkan pada kompetensi mahasiswa dan kebutuhan masyarakat bekerjasama dengan mitra dengan pendekatan multidisipliner dan interdisipliner

 

  1. Persyaratan

 

  1. Telah menempuh minimal 110 SKS, sehat jasmani dan rohani (surat keterangan Medical Center UNS) dan tidak sedang hamil.
  2. Membayar biaya KKN (komponen biaya hidup, atribut, asuransi, transportasi) melalui rekening masing masing mahasiswa di BNI 46
  3. Menyerahkan hasil tes kesehatan dari Medical Center UNS.

 

 

 

  1. Ketentuan Khusus :

 

  1. Untuk Program Studi kedokteran , mata kuliah KKN sendiri sudah bisa  dimasukkan pada krs semester 6 bagi mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan 110 SKS. .

 

  1. Yang menentukan mahasiswa berhak mengikuti KKN pada semester tersebut adalah pihak prodi dengan mengusulkan ke pihak KKN.

 

  1. Syarat 110 SKS yang dimaksud adalah telah lulus 110 SKS.

 

  1. Pihak Prodi akan mengeluarkan nama-nama mahasiswa yang telah mencapai 110 SKS dan nama-nama mahasiswa yang masih belum  mencapai 110 SKS.

 

  1. Dispensasi / keringanan yang diberikan pihak Prodi adalah maksimal 2 SKS. Seperti tahun lalu. (yaitu maksimal 2 tanggungan Skills Lab yang belum lulus atau  1 topik Field Lab )

 

  1. Bagi mahasiswa yang memiliki masalah kesehatan harap berkonsultasi terlebih dahulu dengan Kepala Program Studi

 

  1. Bagi mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah KKN yang berlokasi di daerah yang jauh diharapkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Kepala Program Studi.
  2. Bagi mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah KKN yang berbasis kemitraan diharapkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan Kepala Program Studi.

 

  1. Pembiayaan

Pembiayaan KKN adalah sebesar Rp. 1.200.000,- (satu juta dua ratus ribu rupiah) .

Biaya tersebut digunakan untuk :

  1. Living Cost  Rp 900.000,-
  2. Atribut (kaos , topi) , Asuransi, Transportasi, P3k, Alat Tulis Kantor Rp 300.000,-

 

Biaya tersebut di transfer lewat bank BNI. Pada nantinya, sejumlah uang 900.000,- akan diberikan ke mahasiswa lewat transfer oleh dosen pembimbing lokasi untuk dipergunakan sebagai living cost. Uang sejumlah Rp 900.000,- dipegang oleh mahasiswa itu sendiri setelah ditransfer oleh dosen pembimbing lokasi setempat.

 

Untuk biaya pelaksanaan program pihak KKN memberikan uang untuk pelaksanaan program sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah)

 

  1. Kewajiban Peserta dan Tata Tertib KKN

 

  1. Mengikuti seluruh materi pembekalan dan mengisi daftar hadir
  2. Peserta wajib mengikuti ujian materi yang telah diberikan
  3. Menyusun proposal program kerja berdasarkan hasil observasi lapangan.
  4. Tinggal di lokasi selama 1.5 bulan untuk melaksanakan program kerja.
  5. Mengenakan atribut KKN selama menjalankan program kerja.
  6. Peserta yang meningggalkan lokasi wajib mengisi blangko meninggalkan lokasi yang diketahui oleh koordinator kelompok dan kepala desa.
  7. Tamu peserta KKN tidak boleh menginap di lokasi
  8. Selama di lokasi KKN, peserta tidakdiperkenankan mengikuti kegiatan kampus baik intrakurikuler maupun ekstrakulikuler
  9. Bersungguh-sungguh dalam menjalankan program kerja bersama-sama dengan masyarakat.
  10. Bersikap sopan dan disiplin yang mencerminkan kepribadian yang senantiasa menjunjung tinggi nama dan citra almamater

 

  1. Prosedur

 

  1. Mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa yang telah memenuhi 110 SKS atau telah mendapat dispensasi berupa maksimal 2 SKS yang ditentukan oleh pihak program studi.
  2. Calon mahasiswa mengisi mata kuliah KRS KKN dan melihat informasi melalui http://kkn.lppm.uns.ac.id
  3. Mendaftar melalui : http://lppm.uns.ac.id/kkn/  dengan username dan password siakad
  4. Upload scan bukti transfer BNI dan tes kesehatan dari Medical Center UNS
  5. Mendapat verivikasi memenuhi syarat dari UP KKN via email untuk melanjutkan pemilihan lokasi dan tema
  6. Melihat pengumuman kelompok, DPL, lokasi dan tema serta jadwal pembekalan di web http://kkn.lppm.uns.ac.id
  7. UP KKN mengirimkan nama mahasiswa pendaftar KKN ke fakultas masing masing
  8. Mahasiswa mengiuti pembekalan KKN sesuai jadwal didampingi DPL masing-masing.
  9. Mahasiswa melakukan survey ke lokasi bersama DPL
  10. Mahasiswa melakukan upload proposal KKN ke http://lppm.uns.ac.id/kkn untuk verivikasi pencairan dana program
  11. Pelepasan mahasiswa KKN ke lokasi masing-masing didampingi DPL.
  12. Pelaksanaan program KKN selama 1.5 bulan di lokasi
  13. Penarikan mahasiswa KKN sesuai jadwal
  14. Mahasiswa melakukan upload Laporan paling lambat 1 minggu setelah penarikan dengan pengesahan dari kepala desa dan DPL mahasiswa KKN sesuai jadwal
  15. Penilaian mahasiswa KKN dari unsur nilai pembekalan, kepala desa, dan DPL, laporan KKN
  16. Pengiriman nilai dan sertifikat oleh UP KKN ke fakultas masing-masing.

 

  1. Informasi

 

Untuk contoh proposal, laporan, dan informasi mengenai hal-hal yang menyangkut KKN baik perencanaan, dan pelaksanaan, dapat di akses melalui :

 

  1. http://Kkn.lppm.uns.ac.id
  2. Email : kknlppmuns@gmail.com
  3. UP KKN, gedung LPPM UNS.

 

 

PENUTUP

 

Demikian yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

 

 

Read More

1st Gathering HMPD FK UNS #2Gether

1st gath #2gether

Senin, 5 Januari 2015 ||

Yeey, beberapa hari yang lalu pengurus baru HMPD generasi 2, atau yang kita sendiri sering menyebut generasi #2GETHER , mengadakan pertemuan pertama di GOR UNS.


Agendanya yaitu ada perkenalan tiap bidang beserta staf-stafnya, terus bagi-bagi oleh-oleh karena sebagian udah ada yg sempat pulkam, terus juga ada beberapa game untuk pengakraban pengurus baru :D
Dari pertemuan pertama kita kemarin, kelihatan wajah-wajah generasi #2GETHER yang penuh semangat dan penuh cinta untuk berkarya bersama HMPD :)
Semoga semangat dan cintanya awet terus membersamai perjuangan kita untuk 1 tahun kepengurusan yang sedang-akan-mulai berlangsung ini ya. :) AAMIIN

Read More

Sejarah Singkat International Day for the Elimination of Violence against Women

Women Abuse Day

25 November bukan hanya milik rakyat Indonesia, hari ini juga diperingati sebagai International Day for the Elimination of Violence against Women

Nah jika ditinjau lewat sejarah hari amannya kaum hawa ini dimulai oleh sebuah peristiwa kelam, yaitu pembunuhan tiga saudara Mirabal yang merupakan aktivis politik Republik Dominika. Semenjak saat itu para aktivis mulai menandai tanggal 25 November sebagai hari bangkitnya kesadaran terhadap kekerasan pada wanita. Perjuangan mereka tidak sia sia, pada tahun 1999 United Nation (UN) akhirnya mendeklarasikan tanggal 25 November sebagai International Day for the Elimination of Violence against Women.

Oh ya ada juga pesan dari Phumzile Mlambo-Ngcuka buat seluruh dunia :
“In 1995, close to 20 years ago, 189 governments came together in Beijing. They adopted a Platform for Action that spelled out key strategies to end violence against women, empower women, and achieve gender equality. … The promises from 20 years ago are still valid today. Together we must make 2015 the year that marks the beginning of the end of gender inequality. Now is the time for action.”

Women Abuse Day

Read More

Hari Guru, Sejarah Perjuangan Panjang PGRI

Hari Guru

Selamat Hari Guru

25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional untuk rakyat Indonesia. Selain itu tanggal ini pula merupakan tanggal berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang merupakan wadah para guru untuk berkumpul dan bersuara dalam upayanya mencerdaskan bangsa Indonesia.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang berdiri sejak 1912 pada awalnya didirikan dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Namun setelah dua dekade berselang nama organisasi ini diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Organisasi yang beranggotakan pendidik pendidik pribumi ini berjuang untuk memperbaiki nasib rakyat Indonesia yang kala itu rendah dalam bidang pendidikan. Organisasi ini jugalah yang mampu membuat HIS lebih mudah menjadi diakses oleh kaum kaum pribumi.

Pada masa pendudukannya, Jepang melarang segala kegiatan PGI sehingga organisasi ini sulit untuk berkembang pada masa itu. Namun berkat semangat nasionalisme yang tinggi pada akhirnya, PGI berhasil menyelenggarakan Kongres Guru Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 24–25 November 1945 di Surakarta. Pada kongres ini pulalah PGRI secara resmi didirikan dan tanggal 25 November secara resmi diperingati sebagai Hari Guru Nasional.

Entah apa sebutannya, guru ataupun dosen, merekalah manusia manusia terbaik yang mendedikasikan hidupnya untuk kebaikan penerus bangsa. So, tunggu apa lagi, ucapakan SELAMAT HARI GURU NASIONAL

Hari Guru

Read More

I give a shit, do you?

World Toilet Day

“Pak, ijin keluar, mau ke toilet”

Toilet atau kamar mandi merupakan sebuah ruang yang digunakan untuk melakukan kegiatan MCK (Mandi, Cuci, Kakus), Namun taukah teman-teman bahwa toilet memiliki 1 hari khusus untuk memperingati keberadaannya?

Yap, 19 November 2014

World Toilet Day merupakan sebuah hari yang diperingati berdirinya Organisasi Toilet Dunia (WTO), sebuah organisasi yang bergerak dalam peningkatan kualitas toilet dan sanitasi di dunia. Organisasi yang berdiri pada tahun 2001 ini memiliki sebuah slogan yang cukup unik yaitu “I give a shit, do you?”

Tujuan WTO untuk meningkatkan kualitas sanitasi dunia juga direalisasikan di negara kita. Menurut data Riset Kesehatan Dasar yang diselenggarakan oleh Balitbangkes pada 2013 menunjukkan perilaku benar BAB di jamban adalah 82,6% , meningkat dari 71% angka Riskesdas 2007. Sedangkan jumlah Desa STBM (sanitasi total berbasis masyarakat – termasuk Stop BAB sembarangan) triwulan 3 tahun 2014 sudah mencapai 19.100 dari target 20.000 tahun 2014. Akses sanitasi layak tahun 1990 (19%) meningkat menjadi 59,2% tahun 2013.

Nah buat teman teman calon tenaga kesehatan dimanapun kalian berada, jangan lupa untuk terus mempromosikan gaya hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. So, I give a shit, do you?

World Toilet Day

Read More

Hari Kesehatan Nasional (HKN)

HKN

Tau hari ini hari apa?
Yap, Hari Kesehatan Nasional (HKN)

HKN yang diperingati setiap tanggal 12 November ini juga memiliki sejarah asalnya lho.
Peringatan ini diawali pada tahun 1960 ketika berbagai wilayah di Indonesia dilanda penyakit malaria. Sadar bahwa penyakit ini dapat diberantas dari bumi Indonesia, pemerintah berupa keras untuk melaksanakan berbagai program pemberantasan. Puncaknya terjadi pada tanggal 1964 diimana presiden RI pada saat itu, Ir. Soekarno melakukan penyemprotan nyamuk sebagai simbolisasi bahwa rakyat Indonesia akan bersatu padu untuk melawan penyakit ini. Selain itu, tanggal 12 November 1964 juga menjadi sebuah momentum penyadaran bahwa pendidikan serta peningkatan kesehatan masyarakat menjadi satu poin penting untuk membawa Indonesia kearah yang lebih baik
Sejak saat itulah 12 November diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional

Nah buat teman teman HMPD sekalian selamat Hari Kesehatan Nasional
Semoga kita semua dapat menjadi agen yang membawa Indonesia kearah yang lebih baik lagi disetiap tahunnya

HKN

Read More

SELAMAT HARI PAHLAWAN

Hari Pahlawan

Hari Pahlawan

 

Bangsa yang besar ingat jasa para pendahulunya! Perjuangan mereka di masa lalu, takan bermakna tanpa kerja keras kita saat ini. Semoga semangaat mereka bisa tertular pada kita, calon dokter kebanggaan bangsa!

Read More

Daftar Pembagian Kelompok Diskusi Magang HMPD 2014 dan Skenarionya

Daftar Pembagian Kelompok Diskusi Magang HMPD 2014

 

KELOMPOK 1

  • Adinda Kharisma Apriliani
  • Aqillah Hepyanti
  • Dannisa Nurmiya
  • Fadhlan Hidayat
  • Gilang Sukma Muhammad
  • Jesslyn Valentina
  • Maygitha Wahyuningtyas
  • Mikhael Fabian
  • Frida Agitya Putri
  • Andini Herviastuti
  • Nur Fajri Rahmi
  • Rizka Hendiyani
  • Vina Dyah
  • Meidiana Risty

 

KELOMPOK 2

  • Aditya Prima Wardana
  • Arina Aulia Ul haq
  • Debby Nirma Sari Sejahtera
  • Fadlan Akhyar Fauzi
  • Gilang Teguh Pratama
  • Jonathan Billy
  • Muh Arif Wira Bahari
  • Nurrohmat Triatmojo
  • Ryan Ausrin
  • Wildan Satrio
  • Lastry Wardani
  • I Putu Ryan Mahendra Pudja
  • Adika Putra Pangestu
  • Patricia Arindita

KELOMPOK 3

  • Afrysicha Tunicia
  • Astari Febyane Putri
  • Dhea Qiasita
  • Fahrireza Mahardika
  • Handy Nugraha Putra
  • Kurniawan Ade
  • Muhammad Bima Akbar
  • Primaniarta
  • Sally Rosita S
  • Yulia Anggraeni
  • Permata K
  • Navaldi A M
  • Indhah Meilani S.
  • Mahatma Chakra Wardana

KELOMPOK 4

  • Aldita Ratna Firdha
  • Atika Rahmah
  • Dicky Setiawan
  • Faradiba Maharani
  • Hastika Dwi oktiningrum
  • Laksita Paramastuti
  • Muhammad Hafizhan
  • Putra Priambodo Wibowo
  • Sarah Azzahro
  • Zahra Addina
  • Adliah Fithri Anisa
  • Umu Fadhilah Isnaini
  • Fauziah Nur Sabrina
  • Siti handayani

KELOMPOK 5

  • Amalia Ifanasari
  • Bagus Ario Nugroho
  • Dimar Yudistyaningrum
  • Farhah Milata Hanifa
  • Hillary Fangestu Y
  • Lestari Eliza H
  • Muhammad Irfan
  • Rani Luthfiany Putri
  • Shafa Zuhurlia Dharmasakya
  • Zarah Tin Cahyaningrum
  • Bias Ayu Rentang Sukma
  • Nadia Cahya
  • Indah Ariesta
  • Aisyah Nur Hanifah

KELOMPOK 6

  • Amalina elvira a
  • Banatidika ikrarida dzakiyyah
  • Dinda ariesta
  • Fernanda ayu rahmatika
  • I gusti agung anggia noverina
  • Made larashati putri wijaya
  • Muthia azzira palupi
  • Ranti agustin
  • Syeifira salsabila
  • Riska amalia rahma
  • Tuti ratnasari
  • Ahmad yasin
  • Muh ilham akbar
  • Daniesa ratnani

KELOMPOK 7

  • Amelia cinantya p f
  • Beladina zahrina
  • Dinda carissa
  • Firdanianti ulfa
  • Ina agustin pertiwi
  • Made visyasti laksita w
  • Nabila hafizah
  • Ratnabningsih
  • Tia putri widayati
  • Gustafat abdur rahman
  • Firdaus mauliaditya
  • Akbar f
  • Rindu permata putri

KELOMPOK 8

  • A A S Wikan Putridewi K
  • Cicilia fitri arumsari
  • Dwicky Riezkhi Pranandha
  • Firdaus ala latifa
  • Insy Nafisah Taufik
  • Marcell caludio
  • Nabila shaza
  • Risa dharwadi hendra
  • Trisandi adi P
  • Nadira rachmianti
  • Dini estri
  • Propana y

KELOMPOK 9

  • Anantyo satria a
  • Clara angelica rotoro
  • Edwin oka mustofa
  • Fitaschya dinda thifalra
  • Irsyad hapsoro ristiansah
  • Maudy putri
  • Nabilla gita E
  • Riswanda satria A
  • Tsaqifqi nur afif
  • Ardelia mithakarina
  • Sani sobriya alala
  • Fadhila khairunnisa
  • Shanty fitria

KELOMPOK 10

  • Aprilla dwi utami
  • Damar mawaddanto
  • Eno yuniar
  • Frizka aprillia
  • Jessica adriane
  • Maya angela
  • Nadia cahya
  • Rizka andhazsari santoso
  • Ulfah pradinta
  • Windy yuniarti
  • Rusydina fillah amanda
  • Guta nur siwi
  • Ananda chaerunnisa

NOTE : Jika ada yang namanya tidak tercantum dalam kelompok di atas, harap menghubungi : ELIAN DEVINA       (085695008272)   Semangat yaaa adik-adik !!! Untuk pembagian skenario :   Skenario 1 : Kelompok 1 dan 6 Skenario 2 : Kelompok 2 dan 7 Skenario 3 : Kelompok 3 dan 8 Skenario 4 : Kelompok 4 dan 9 Skenario 5 : Kelompok 5 dan 10   Silakan dipelajari dulu aja skenarionya. Sampai ketemu besok Kalau bukan kita, siapa lagi?



Skenario 1

Kebimbangan Bambang

Bambang adalah seorang mahasiswa baru di Prodi Kedokteran FK UNS. Sebagai seorang mahasiswa baru, Bambang berusaha ramah kepada semua orang, mulai dari kakak tingkat, dosen, hingga penjaga fotokopi Muncul sekali pun. Setelah kurang lebih 2 bulan kuliah, Bambang mengenal cukup banyak warga di kampus. Di suatu siang setelah selesai kuliah, Bambang mendapat sebuah telfon dari sebuah nomor tidak dikenal. Telefon itu mengaku sebagai staff bagian kemahasiswaan yang mengabarkan Bambang mendapat sebuah beasiswa. Bambang memang sempat mengajukan beasiswa saat masuk dulu. Telefon tersebut mengatakan untuk mendapatkan beasiswa tersebut, Bambang diharuskan melakukan validasi terakhir dengan membayarkan sejumlah uang. Mendengar hal tersebut, Bambang yang semula bahagia menjadi bimbang. Bambang teringat penipuan yang sedang marak terjadi di kampus. Seorang temannya yang juga mahasiswa baru bernama Eko baru saja menjadi korban penipuan. Penipu yang menelefon Eko tersebut mengaku staff rektorat yang meminta kiriman sejumlah uang karena Eko terpilih menjadi peserta seminar. Eko yang percaya dan ditekan oleh penelefon pun langsung mentransfer sejumlah uang. Namun setelah Eko menanyakan secara langsung ke pihak rektorat perihal seminar tersebut, terbongkarlah bahwa seminar itu hanya penipuan. Bambang semakin bimbang, penelefon Bambang mengatakan beasiswanya bisa hangus bila tidak segera melakukan pembayaran. Apa yang sebaiknya dilakukan Bambang?

 



 

Skenario 2

Duh dik..

Hari itu hari senin siang, segerombolan mahasiswi baru Program Studi Kedokteran UNS berjalan menuju gedung A untuk skillslab, nampaknya datang dari gd.G mampir ke kantin dulu kerna ditangan mereka penuh dengan makanan ringan dan roti. Dari jauh terlihat di lobby ada bapak cleaning service sedang mengepel lobby seperti biasanya. Seakan tak acuh, gerombolan mahasiswi tersebut langsung melangkah menginjak lantai yang sedang dibersihkan bapak cleaning service menuju tangga untuk segera ke skillslab. Kelihatannya mereka terlalu asik dengan snack dan minuman botol di kedua tangan mereka, makan sambil berjalan, mengobrol tertawa terbahak-bahak dengan sesamanya sehingga tidak menghiraukan lingjungan sekitarnya. Menaiki tangga, gerombolan mahasiswi tersebut berpapasan dengan sosok sesorang sudah lumayan berumur, berambut putih, dan untuk menuruni tangga sosok bapak-bapak itu harus menuruninya pelan-pelan. Gerombolan mahasiswi tersebut melihat sekilas, tetapi dia tetap melaju ke skillslab tak menghiraukan barang menyapa, senyum pun tidak, kepada bapak tadi. Ternyata eh ternyata, tadi yang sedang berpapasan dengan mereka adalah bapak guru besar kita, bapak Dekan. Gerombolan tersebut terpisah, salah satu mahasiswi dari gerombolan itu, Bunga, memakai celana jeans ketat. Bunga melangkah ke dalam ruang skillslab sambil memakai jas lab yang belum dikenakan olehnya. Ternyata di dalam ruangan telah datang dokter pembinmbing lengkap dengan semua anggota kelompok Bunga. Bunga langsung duduk tanpa meminta permisi dan meminta maaf atas keterlambatanya. Ruangan hening sejenak. Nampaknya dokter pembimbing tersebut merasa terganggu dengan adanya keterlambatan Bunga, ditambah lagi Bunga memakai celana jeans ketat yang dirasa dokter tersebut tidak sesuai. Akhirnya dokter tersebut mengambil kebijakan dengan tegas mengeluarkan Bunga dari ruangan, tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan skillslab, dan dipersilakan mengikuti topik skillslab yang sama tahun depan dengan adik-adik tingkatnya. Tangispun pecah, bunga menyesali perbuatannya tapi nampaknya sudah terlambat. HMPD sebagai wadah mahasiswa pendidikan dokter mendapatkan laporan dari pihak skillslab mengenai hal ini dan meminta HMPD mensosialsasikan norma-norma berpakaian, beretika, dan kedisiplinan kepada anggotanya.



 

Skenario 3

DUH, KAMPUSKU KOK KAYA GINI…..!!

Aa’ u adalah seorang mahasiswa baru Kedokteran di Fakultas Kedokteran sebuah Universitas di Kota Suta. Sudah sebulan ini, dia menempati kosannya yang terletak di Jalan Asap. Sebagai seorang mahasiswa kedokteran, tentunya Aa’ u juga cinta kebersihan, termasuk kebersihan kos dan lingkungan sekitarnya. Dia selalu bersih-bersih kosan tiap hari. Kebiasaan ini udah dia lakuin sejak dulu kala. Akan tetapi, ketika Aa’ u mulai kuliah, dia sangat kaget, diliatnya sampah-sampah berserakan di ruang kuliah, mulai dari kertas contekan, botol bekas minum, sampai plastik bekas gorengan semuanya terserak di lantai. Aa’ u pun berinisiatif untuk mengambilinya, akan tetapi, dia semakin kaget plus kesal ketika dia kesulitan mencari tempat sampah di dekatnya. Akhirnya dia membawa sampah tersebut bagai pemulung. Ketika pulang, kekagetan Aa’ u pun bertambah ketika dia melihat tumpukan masker di sekitaran Lab deket parkiran motor. Dia pun bertanya kepada penjaga di situ mengenai sampah rersebut. Jawaban pak penjaganya pun membuat Aa’ u kaget, karena sampah tersebut dibuang oleh praktikan setelah praktikum, hal ini mereka lakukan karena tidak adanya tempat sampah di gedung tempat lab tersebut. Menurut kalian bagaimana seharusnya Aa’ u menyikapi kegelisahannya tersebut? Apa yang bisa dilakukan olehnya sebagai bagian dari keluarga besar FK UNS?

 



Skenario 4

DOK, DIMANAKAH ENGKAU BERADA?

Di suatu FK UNS yang cerah, sebut saja mawar adalah salah satu mahasiswa di FK UNS. Sekarang dia sekarang ada di blok ke 4 dari semester 2 dimana terdapat 15 kali kuliah oleh dosen-dosenya. Namun setelah beberapa minggu berjalan ada satu dosen yang memberikan 7 materi namun hampir kesemuanya beliau tidak dating mengisi kuliah maupun memberikan slide, sedangkan blok akan segera berakhir seminggu lagi, dan akan memasuki masa-masa ujian blok. Mawar merasa gelisah dengan tidak datangnya dosen tersebut, dan ada beberapa temannya yang pengurus HMPD mengeluhkan hal yang sama. Padahal dosen tersebut mengisi kuliah beberapa kuliah dasar blok tersebut. Mawar gusar dan semakin bingung akan apa yang akan di perbuatnya? Akankah dia akan pasrah dengan keadaan? Ataukah dia akan bangkit dan melawan keadaan? Diskusikan dengan kelompokmu mengenai hal ini :D



 

Skenario 5

Jadi aku harus gimana? Seorang mahasiswa berumur 17 tahun merupakan anggota dari prodi kedokteran FK UNS angkatan 2020. Suatu ketika angkatan mereka harus membuat sebuah acara angkatan. Koti dari angkatan mereka cenderung tidak proaktif dalam memimpin karena merasa lelah diabaikan terus selama ini. Padahal, sebelumnya koti angkatan mereka merasa sangat bersemangat untuk menjalankan acara ini. Acara tersebut akan dimulai dua minggu lagi, namun biaya yang diperlukan masih belum terpenuhi oleh hasil danus dan sponsorship. Mahasiswa ini bukanlah orang yang vokal dalam angkatan. Ia merasa ada beberapa masalah dalam angkatannya, namun merasa sulit untuk memberikan kontribusi. Pada suatu ketika, digelar sebuah rapat angkatan yang agak runyam suasananya. Di sana, beberapa orang yang vokal mulai tuduh menuduh, terutama menuduh orang-orang yang tidak vokal sebagai orang-orang yang tidak mempunyai kontribusi aktif dalam acara ini. Beberapa orang yang lain merasa hal ini tidak penting untuk dibahas, bahkan acara ini tidak penting untuk ada. Kemudian ia bingung, apa yang harus ia lakukan ketika dan setelah rapat agar dapat berkontribusi? Lalu, apakah rekomendasi sikap terbaik yang sebaiknya dilakukan oleh pengurus angkatan dan koti yang dapat ia berikan kepada mereka?



Selamat berdiskusi!!!

Read More

Magang HMPD FK UNS

Berikut jadwal magang HMPD FK UNS

Jadwal Magang

 

Bentuk kartu magang dapat diunduh pada link berikut

Kartu Magang

Read More

Pengumuman Peserta Diskusi Umum AFTA

Poster

Selamat pagi, rekan sejawat Mahasiswa Program Studi Kedokteran FK UNS!

 

Kami mengapresiasi dan sangat berterimakasih atas animo teman-teman yang besar untuk mengikuti diskusi umum AFTA ini, terbukti dengan jumlah pendaftar yang jauh melebihi target kami. Kami informasikan bahwa ruangan untuk Diskusi Umum AFTA pindah dari Ruang Sidang 3 menjadi Ruang Kuliah 3 sebagai usaha kami untuk menambah quota. Meskipun demikian, kami mohon maaf karena usaha pemindahan ruang yang kapasitasnya lebih besar tersebut masih belum bisa menampung semua pendaftar. Oleh karena itu, untuk teman-teman yang sudah mendaftar namun namanya belum tercantum dalam list peseta secara otomatis akan masuk ke waiting list dan akan kami hubungi secepatnya apabila quota masih tersedia.

 

Sebagai kompensasi, kami sebagai penyelenggara berencana untuk mengadakan livetweet selama acara berlangsung via twitter resmi kami, @HMPDFKUNS (http://twitter.com/hmpdfkuns). Notulensi hasil diskusi umum AFTA akan kami informasikan dalam bentuk press release melalui web resmi kami, http://hmpd.fk.uns.ac.id dan akan kami publikasikan melalui masing-masing angkatan.

 

Demikian kami sampaikan pengumuman mengenai Diskusi Umum AFTA. Sekali lagi kami mohon maaf atas keadaan yang tidak memungkinkan untuk menampung semua pendaftar dalam acara ini. Atas bantuan dan pengertian yang teman-teman berikan, kami ucapkan terimakasih. Sampai bertemu di acara kami :)

 

LAMPIRAN:

Berikut Daftar Peserta Diskusi AFTA. (83 peserta)

Berikut Daftar Waiting List untuk Diskusi Umum AFTA.

 

PENTING!

  • Untuk peserta yang sudah terdaftar harap segera melakukan konfirmasi kehadiran melalui SMS ke Vena (08567760560) dengan format Nama Lengkap_NIM_No HP dalam waktu 1×24 jam. Apabila konfirmasi tidak dilakukan maka akan kami anggap yang bersangkutan tidak bisa menghadiri acara dan kursi akan kami serahkan kepada waiting list.
  • Terus pantau twitter kami @HMPDFKUNS (http://twitter.com/HMPDFKUNS) untuk informasi terbaru mengenai acara Diskusi Umum AFTA.

 

 

Surakarta, 25 September 2014

Salam hangat,

 

 

 

Pengurus HMPD FK UNS

Read More